Kabupaten Muara Enim merupakan daerah agraris dengan kondisi topografi daerah cukup beragam, dengan luas wilayah 7.483 Km2, Kabupaten Muara Enim terbagi menjadi 20 Kecamatan, 245 desa definitif dan 10 kelurahan, jarak tempuh dari tiap Ibu Kota Kecamatan ke Kota Muara Enim rata-rata 8 km, wilayah kecamatan terjauh yaitu Kecamatan Muara Belida yang berjarak tempuh 160 km dari kota Muara Enim.
Jumlah penduduk Kabupaten Muara Enim pada tahun 2017 menurut proyeksi penduduk berdasarkan statistik BPS Tahun 2018 berjumlah sekitar 618.762 orang. Pada tahun 2016 jumlah penduduk di wilayah ini sekitar 610 ribu orang. Dengan demikian selama kurun waktu 2016-2017 terjadi pertumbuhan sebesar 1,50 persen per tahun.
Data Statistik mencatat tahun 2017 pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Muara Enim sebesar 8,72 persen dengan migas dan bila tanpa migas mencapai 9,89 persen. Pertumbuhan ekonomi tahun 2017 ini lebih cepat dibandingkan tahun 2016 yang tercatat sebesar 5,24 persen dengan migas dan 5,81 persen tanpa migas.
Salah satu faktor pendukung pertumbuhan ekonomi yaitu tata kelola pemerintahan yang baik, berupa
peningkatan pelayanan publik. Untuk mendukung peningkatan pelayanan public di Kabupaten Muara Enim dibangun sistem “Single Window” SICERDAS (Sistem Informasi Cepat, Efisien, Responsif dan Berintegritas). “Single Window” SICERDAS menempatkan beberapa aplikasi Pelayanan Publik bidang Penanaman Modal dan Perizinan dalam satu jendela sistem informasi SI CERDAS, sehingga akses pelayanan berusaha dimulai dari informasi potensi dan peluang investasi di Kabupaten Muara Enim sampai penerbitan izin dapat dilakukan secara online, sehingga lebih murah.
Peranan sistem “Single Window” SICERDAS telah mendukung peningkatan investasi di Kabupaten Muara Enim yang tercatat pada tahun 2018 Total Realisasi Investasi sebesar Rp. 6.601 Milyar mengalami percepatan sebesar 41,3% dibanding Tahun 2017 (3.874 Milyar).