Inovasi CSR berkah merupakan inovasi Bappeda Kabupaten Muara Enim yang menggandeng pihak dunia usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pemanfaatan dana CSR dan dilakukan dengan pelibatan partisipasi masyarakat dalam musyawarah perencanaan pembangunan daerah. Inisiatif ini mampu menjawab permasalahan yang dihadapi selama ini, yaitu (a) Keterbatasan dana pembangunan, (b) Overlapping Kegiatan,(c) Dana CSR Perusahaan sering kali tidak termanfaatkan, (d) Belum optimalnya penyaluran dana CSR.
Manfaat utama dari inisiatif ini adalah (a) Mampu meyakinkan masyarakat bahwa Pemerintah mampu
menggandeng pihak dunia usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan sesuai usulan masyarakat, (b) Dunia usaha memiliki referensi untuk memilih program/kegiatan yang dapat didanai dengan dana CSR, yang telah terdokumentasi secara lengkap pada Laporan RKPD Non APBD, yang disusun berdasarkan hasil Musrenbang tahunan, (c) Pemerintah daerah memiliki sumber dana lain untuk melaksanakan pembangunan dengan nilainya relatif besar, yaitu Rp.528.236.796.074,- (tahun 2012 sd 2018) dari dana program CSR-PKBL, (d) Tidak ada overlapping kegiatan yang dilaksanakan melalui Program CSR-PKBL karena telah sesuai dengan \\\"Laporan RKPD Non APBD\\\", (e) Kegiatan CSR yang akan dan telah dilakukan oleh perusahaan terpantau dan terjadi sinergisitas, koordinasi dan hubungan yang baik antara pemerintah daerah dan perusahaan.
Keberlanjutan inovasi ini didukung oleh Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penanaman Modal yang
mengamanatkan kepada perusahaan untuk melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan atau
CSR.Inovasi ini mendapat penghargaan dari The La Tofi School of CSR dalam Acara Nusantara CSR
Summit & Awards 2016, dan Anugerah Pangripta Nusantara 2017 dari Menteri Perencanaan
Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas atas prestasi Kabupaten/Kota dengan Inovasi Terbaik melalui Penyusunan RKPD Non-APBD.