Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, Itsbat Nikah adalah solusi untuk mencatatkan perkawinan dibawah tangan sehingga sah menurut Undang-Undang dan Negara. Dengan penyelenggaraan Itsbat Nikah Terpadu ini diharapkan akan mengurangi jumlah pernikahan yang tidak tercatat dan untuk memperkecil jumlah penduduk Kabupaten Ogan Ilir yang tidak memiliki dokumen kependudukan. Melalui Itsbat Nikah, masyarakat yang kurang mampu mendapatkan dokumen nikah yang sah, Kartu Keluarga, KTP- El dan Akta Kelahiran bagi anak. Sehingga pada akhirnya tercipta tata kelola pemerintahan yang baik melalui tertib administrasi kependudukan.


Program ini dimulai tahun 2018, dimana sebanyak 300 pasangan yang kurang mampu dikutsertakan dalam Itsbat Nikah. Program ini merupakan kerjasama beberapa pihak yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ogan Ilir, Pengadilan Agama Kayuagung dan Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir. Modifikasi dalam kemudahan memperoleh dokumen kependudukan pada saat itu juga dan pemberian souvenir diharapkan menjadi daya tarik bagi masyarakat agar mengikuti program Itsbat Nikah Terpadu.


Pelayanan Itsbat Nikah Terpadu sangat mudah prosesnya dan potensial diterapkan di daerah yang
masyarakatnya banyak belum memiliki buku nikah. Tahapannya yaitu :

  • Koordinasi dan Konsultasi dengan Pengadilan Agama dan Kementerian Agama
  • Sosialisasi ke masyarakat
  • Penerimaan berkas peserta
  • Verifikasi berkas
  • Pelaksanaan Itsbat Nikah
  • Evaluasi

Hasil evaluasi yang dilakukan pada tahun 2018 berdasarkan Berita Acara Putusan dari Pengadilan Agama dari 300 pasangan yang ditargetkan tercatat pernikahannya, ada 29 pasangan yang ditolak karena tidak memenuhi syarat persidangan. Sedangkan 271 pasangan, perkaranya diputuskan diterima oleh majelis hakim dan berhak untuk diterbitkan buku nikah oleh KUA disertai dengan penerbitan Kartu Keluarga, KTP-El dan Akta Kelahiran oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ogan Ilir sesuai ketentuan.