Untuk menjamin RSUD Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin memberikan layanan yang berkualitas, maka harus di atur pasien rawat jalan datang ke rumah sakit yaitu dengan cara pendaftaran sistem digital/online. Diharapkan pasien yang datang ke rumah sakit tidak berbarengan sehingga pasien dapat mengatur kapan waktunya datang ke rumah sakit, sehingga diharapkan waktu tunggu pasien sesuai dengan SPM (standar pelayanan minimal) yang diharapkan.
Berdasarkan peraturan Bupati, sub bagian sarana dan rekam medik RSUD Sekayu mempunyai salah
satu tugas yaitu merencanakan, membagi tugas dan mengevaluasi penyusunan sarana kebutuhan RSUD Sekayu dalam mengimplementasikan tugas pokok yang menjadi tanggung jawab sub bagian sarana dan rekam medik RSUD Sekayu. Permasalahan utama yang menjadi isu aktual adalah belum tertibnya pendaftaran dan pelayanan pasien rawat Substansi yang dikedepankan pada pembahasan ini merupakan tugas dan fungsi sub bagian sarana dan rekam medik, pada Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu. Dengan mengamati dan menganalisa permasalahan-permasalahan yang mungkin terjadi.
Adapun kendala tersebut antara lain, yaitu :

  1. Kurang optimalnya laporan aset dan transparansi proses pemeliharaan sarana dan prasarana RSUD Sekayu
  2. Sering terjadi mis komunikasi antara penanggung jawab ruangan dengan petugas IPSRS (Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit)
  3. Kurang tertibnya pasien rawat jalan pada saat pendaftaran pelayanan poliklinik.

Setelah melakukan identifikasi penyebab masalah, untuk membantu menentukan prioritas/area masalah yang menjadi isu aktual pada sub bagian sarana dan rekam medik RSUD Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, digunakan pendekatan USG. Tabel USG adalah pengukuran kriteria permasalahan berdasarkan Urgency (mendesak), seriousness (serius), dan growth (pertumbuhan).

Berdasarkan identifikasi tersebut atas bantuan instrument Aktual, Problematik, kekhalayakan dan layak
(APKL), maka yang dominan dan akan dipilih untuk diangkat menjadi tema sistem pendaftaran online
whatapp dan telegram adalah nomor urut 3 (tiga), yaitu : Kurang tertibnya pasien rawat jalan pada saat
pendaftaran pelayanan poliklinik.