MODEL Pelayanan Kesehatan Tradisional Integrasi (PKTI) di Puskesmas Kampus Kota Palembang adalah integrasi pelayanan kesehatan konvensional dengan pelayanan kesehatan tradisional dan komplementer di Kota Palembang.

Kegiatan yang telah dilaksanakan lewat model ini adalah:

  1. menyelenggarakan pelatihan akupresser bagi dokter dan paramedis

  2. pembinaan terhadap pengobat tradisional

  3. pemberian bantuan bibit toga kepada 6 (enam) Puskesmas

  4. studi banding ke Mahidol University dan Golden Jubilee Hospital Thailand dan B2P2TOOT (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional) Tawangmangu, Jawa Tengah.

Pemangku kepentingan internal mencakup Pemerintah Kota Palembang, DKKP, dan Puskesmas Kampus, sedangkan pemangku kepentingan eksternal teridiri atas LKTM (Loka Kesehatan Tradisional Masyarakat)/UPT Kemenkes bidang Pelayanan Kesehatan Tradisional, SP3T, Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional, Dinas Pertanian Kota Palembang, Kader Posyandu, Tim Pengerak PKK Kota Palembang dan Ke- camatan (lingkungan Puskesmas Kampus dan Kecamatan Ilir Barat II Palembanag), serta dunia usaha/swasta, dan masyarakat/lembaga kemasyarakatan.

Sumber daya keuangan berasal dari APBD Kota Palembang. Keluaran yang paling ber- hasil adalah 1) meningkatnya kepercayaan masyarakat; 2) peningkatan kunjungan pasien; 3) pemberdayaan lahan dan tanaman toga; 4) kemitraan DKKP, Puskesmas, dan masyarakat; 5) self care rumah tangga terkait upaya kesehatan preventif dan promotif; dan 6) pemberdayaan masyarakat. 

Informasi selengkapnya, silakan download file pdf di lama ini.

 

Sumber: Top 99 SINOVIK 2015