Upaya pemerintah untuk mempercepat masyarakat memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik atau e-KTP tidak semudah yang dibayangkan. Bagi masyarakat kota tidak menjadi kendala berarti, namun bagi masyarakat pedesaan terutama yang berada di bukit dan pegunungan sangat sulit. Itulah yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. Bagaimana solusinya?

Mayoritas msayarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU Selatan bekerja sebagai petani perkebunan. Secara geografis Kabupaten OKU Selatan berada di ketinggian antara 45-1643 mdpl. Memiliki wilayah seluas 549.394 Ha dan berada pada posisi antara 102 22’-104 21’Bujur Timur dan 4 14’-1 55’ Lintang Selatan.

Data penduduk Kabupaten OKU Selatan yang berprofesi sebagai petani perkebunan berjumlah 116.591 orang, buruh tani perkebunan berjumlah 8.543 orang atau 69,41% berprofesi sebagai petani perkebunan dari jumlah penduduk sebanyak 409.075 jiwa.  

Dengan daerah yang cukup luas dan dikelilingi perbukitan dan pegunungan Bukit Barisan membuat akses menjadi kendala utama. Banyak masyarakat OKU Selatan belum memiliki dokumen kependudukan. Itu karena sebaran penduduk sangat jauh dari tempat pelayanan. Disamping itu kesadaran masyarakat OKU Selatan masih rendah terhadap pentingya kepemilikan e-KTP.

Selain itu pola kebiasaan masyarakat yang menginap di perkebunan berada jauh dari desa dan hanya pulang seminggu sekali ke rumah. Alat transportasi dan jarak tempuh ke tempat pelayanan menghabiskan waktu yang lama sehingga membuat mahal ongkos transportasi. Belum lagi alat rekam di kantor kecamatan banyak yang rusak, dan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kecamatan masih kurang.

Menyikapi masalah tersebut, Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten OKU Selatan mencari strategi untuk memecahkan masalah dengan membentuk tim kerja yang efektif untuk menjangkau dan memberikan pelayanan kepada masyarakat OKU Selatan. Akhirnya terbentuklah Petugas Rekam Data Bermotor Untuk Layanan Masyarakat Bukit dan Gunung (Predator Ulung) pada tanggal 28 Juni 2016.

Inovasi layanan ini bermula saat Kepala Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dra. Lia Tirtayana menerima ide dari Kasi Inovasi pelayanan, Anas Muslim SH yang mengusulkan Program Predator Ulung untuk mengatasi masalah tersebut. Itu sesuai dengan Visi Kabupaten OKU Selatan 5 Tahun mendatang yakni Terwujudnya OKU Selatan “Bersama” (Bermanfaat, Religius, Sejahtera, Aman, Maju, dan Adil). Sedangkan misi pembangunan OKU Selatan antara lain sesuai dengan Program “Asta Karya Pembangunan”.

Metode yang dilakukan pada program Predator Ulung ini dengan menjemput bola pelayanan stelsel aktif, pelayanan dengan hadir langsung di tengah masyarakat, menggunakan sistem langsung pelayanan di rumah masyarakat atau lokasi yang dianggap strategis yang dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat, dan juga menerima “Open Call” dengan menghubungi langsung tim Predator Ulung melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten OKU Selatan.

Alat-alat yang digunakan pada program Predator Ulung ini antara lain alat rekam yang digunakan setiap pelaksanaan berjumlah 2 unit laptop dengan alat rekam lainnya seperti kamera, iris mata, scanner sidik jari, sign pold untuk tandatangan dan alat pendukung lainnya dimasukan ke dalam koper anti pecah serta kendaraan bermotor roda empat dan roda dua merek KLX untuk daerah-daerah yang tidak terjangkau oleh kendaraan roda empat.

Dengan adanya program Predator Ulung membuka akses masyarakat lebih efektif dan efisien untuk mendapatkan pelayanan dan pengurusan dokumen kependudukan. Masyarakat bisa menghemat waktu dan biaya karena lebih cepat mendapatkan informasi tentang administrasi kependudukan dan catatan sipil, selain itu masyarakat mendapatkan pelayanan yang tidak berbelit-belit tanpa birokrasi yang rumit dan menghindari percaloan.

Sumber dana yang digunakan dalam pelaksanaan program Predator Ulung ini menggunakan anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas dari APBD maupun dari APBN pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten OKU Selatan. Ada tiga unsur yang berkaitan erat dengan program Predator Ulung yakni Aparatur Desar, Aparatur Kecamatan, dan Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Ketiga elemen ini saling bahu membahu mewujudkan program Predator Ulung untuk mempercepat akses bagi masyarakat OKU Selatan dalam perekaman dan pembuatan e-KTP. (*)