TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Masyarakat umum termasuk warga Sumsel sekarang bisa mengadukan permasalahan tentang layanan publik dan infrakstruktur secara langsung melalui laman https://www.lapor.go.id.

Layanan Aplikasi dan Pengaduan Online Rakyat Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (LAPOR!-SP4N) ini dilakukan agar bisa lebih cepat menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar, Rabu (25/4) mengatakan, layanan tersebut pengelolaan pengaduannya secara nasional.

Hal ini merupakan integrasi pengelolaan pengaduan secara berjenjang pada setiap penyelenggara dalam kerangka sistem informasi pelayanan publik.

"Jadi sistem SP4N adalah sistem yang terintegrasi dalam pengelolaan pengaduan secara berjenjang pada setiap penyelenggara dalam kerangka sistem informasi pelayanan publik,” ujar Nasrun saat acara Orientasi dan Bimbingan Teknis LAPOR!-SP4N kepada admin dan penghubung provinsi dan kabupaten/kota se-Sumsel, di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel.

Ia juga mengatakan hal ini menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi (PAN-RB) Nomor 4 tahun 2016, Pemprov Sumsel melalui SK Gubernur Sumsel Nomor 754/KPTS/Diskominfo/2017 tentang Tim Koodinasi Pengelolaan Pengaduan Online dan Petugas Administrator pada OPD Sumsel yang berkomitmen menjadi daerah yang terbaik dalam pembangunan pelayanan publik dan sistem LAPOR!-SP4N.

"Tugas ini harus diwujudkan lewat bimbingan dari Transformasi-GIZ agar pelayanan publik di Sumsel meningkat," katanya.

Nasrun juga mengatakan, kegiatan ini bertujuan mempersiapkan pelayanan publik yang nantinya diakses GIZ bekerjasama dengan Pemprov Sumsel.

Kerjasama yang dilakukan dengan dipersiapkan infrastrukturnya yakni, website antar OPD harus aktif semua jaringan dengan bersinergi bersama Kominfo Sumsel serta Kominfo Kabupaten/Kota.

"LAPOR!-SP4N digunakan untuk menampung aspirasi masyarakat yang berupa masukan untuk penentuan kebijakan pemerintah, khususnya di Sumsel akan disiapkan sistem pelayanan publik yang terintegrasi dalam aplikasi tersebut," jelasnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo Sumsel Dr Inanda Karina Astari Fatma SSi MSi menambahkan, layanan pelaporan tersebut memang dibuat oleh Kemen PAN-RB.

Untuk itu, melalui bimbingan ini merupakan salah satu wujud inovasi Pemprov Sumsel menindaklanjuti arahan Pusat.

"Nantinya, masyarakat dapat mengadu soal keluhan mengenai pelayanan publik. Bahkan, laporan masyarakat tersebut dipantau langsung oleh Gubernur Sumsel," ungkap Inanda.

Ia juga menambahkan, ketika mendapati pelaporan pengaduan itu tentu akan langsung ditindaklanjuti OPD atau instansi terkait.

Dalam website tersebut juga diberi keterangan dengan tiga warna, ketika dalam proses warna kuning, jika hijau, sudah selesai dan kalau merah artinya belum ditindaklanjuti. (nda)

sumber: tribunnews.com