Palembang, jipp.sumselprov.go.id - Gubernur Sumsel Herman Deru, melalui Asisten l bidang pemerintah dan kesra, Ahmad Najib, membuka langsung rapat kordinasi program pembangunan dan inovasi desa ll (PID).

“Rapat tersebut sekaligus evaluasi capaian kinerja dan rekomendasi kegiatan program inovasi desa tahun anggaran 2020, serta meningkatkan koordinasi pembinaan dan pengendalian implementasi UUD no 6 tahun 2014, melalui program inovasi desa,” kata Ahmad Najib saat membuka acara PID dihotel Herper, Senin, (25/11/2019).

Menurutnya, program P3MD bertujuan untuk mewujudkan desa yang kuat, maju, mandiri dan sejahtera hal ini telah dimandatkan dalam UUD nomor 6 tahun 2014, bahwa pemerintah, memperdayakan masyarakat desa agar dapat menciptakan landasan yang kuat dalam melaksanakan pemerintah dan pembangunan.

“Sehingga kehadiran UUD, desa memadai perubahan dalam politik pembangunan nasional, dimana desa menjadi titik tumpu yang mendapatkan perhatian serius,” katanya

“karena UUD desa diyakini sebagai gerbang menuju kehidupan berdesa yang lebih maju dan sejahtera, tentunya dalam pencapaian kesejahteraan tersebut tidak mengorbankan aspek-aspek lain, seperti budaya, keserasian lingkungan dan jati diri sebagai dari sebuah komunitas,” tambahnya

Menurutnya, untuk mewujudkan hal itu, tentunya diperlukan keterlibatan yang besar dari perangkat pemerintah daerah, serta berbagai pihak guna memberikan kesempatan dan menjamin dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Dengan modal kemandirian masyarakat telah terbentuk, sehingga keberlanjutan program dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya

Sementara itu, Kabid dinas P3MD Sumsel, Juarmansyah, menambahkan, dalam rakor ini akan benar – benar mengevaluasi apa program inovasi desa yang telah dilaksanakan di Sumsel.

“Rakor ini bakal berlangsung selama 3 hari, untuk peserta ada 235 dari 14 kabupaten/kota se-Sumsel,” tutupnya.

sumber : http://haluansumatera.com/p3md-mewujudkan-desa-yang-kuat-maju-mandiri-dan-sejahtera/